Tahun lalu sudah sempat nge post tentang fenomena badai matahari yang bikin Malang berangin angin (?) Tahun ini muncul fenomena lagi di Malang yaitu kembali nya Malang yang terkenal dinginnya.
sempat ramai juga di twitter dengan banyak keluhan dari berbagai akun seperti
"aaaaaaaaak dingiiiiiiiiiiin"
"cuk wadem!!"
"17 derajat!!"
"Gini aja udah dingin? Lemah.." (bukan yang ini)
"Malang semakin dingin dan semakin gapunya pacar" (apalagi yang ini)
dan masih banyak lagi keluhan keluhan para pengguna twitter khususnya orang orang yang saya follow tentang semakin Dinginnya kota Malang beberapa minggu terakhir.
Setelah cari cari info tentang penyebab dinginnya kota Malang dan mendapat info dari beberapa sumber, akhirnya saya dapat menyimpulkan bahwa ini akibat Peralihan musim penghujan ke musim kemarau yang membuat suhu berubah drastis. Dari yang biasanya rata-rata 27-28 derajat celcius, kini menjadi sekitar 17,9 derajat celcius. iya tujuh belas, nggak kalah sama AC
Kalau kemarin baca di koran, menurut pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, peralihan musim hujan ke kemarau memang cenderung menimbulkan suhu yang lebih rendah daripada biasanya, kali ini disebabkan oleh angin tenggara yang sangat kering dan membuat awan jadi tidak berbentuk, ketika awan tidak berbentuk, maka energi dari panas bumi langsung naik ke atas dan tidak dipantulkan lagi menuju bumi.
kalau saya rasakan, waktu yang paling dingin adalah saat menjelang subuh hingga terbitnya matahari atau waktu sahur. Kondisi suhu seperti ini akan terus bertahan apabila awan tidak juga terbentuk. Tapi sisi positif dari tidak adanya awan di Malam hari adalah pemandangan bintang yang luar biasa indah, pecaaaaah!!
Belum ada yang tahu kondisi dingin ini sampai kapan. Jadi, jaga kondisi kalian teman teman yang berdomisili di Malang, pakailah jaket yang lebih tebal saat Malam hari, apalagi yng berkendara.
Terima kasih sudah membaca
| |
| ini capture dari suhu 17 nya Malang |
 |
| Malang Sedang Dingin (lagi) |