Jumat, 27 Januari 2012

One days, thousand story

Kali ini gue bakal ngepost tentangcerita-cerita kehidupan yang terjadi di sekitar kita, dan pada hari ini gue dapet bermacam-macam cerita yang gue kira itu cuman ada di ftv,film layar lebar, ataupun di Indosiar.

Oke, semua ini berawal setelah solat Jum'at. Saat itu gue lagi nganggur to the max, perlu kalian ketahui, hal pertama yang terlintas setiap gue lagi nganggur adalah gazebo Fak. MIPA Universitas Brawijaya yang terletak di sebelah gedung perikanan. Di tempat inilah gue dilahirkan selalu mendapat ide-ide ajaib setiap harinya, tempat ini juga selalu gue pakai untuk meeting bersama temen-temen gue, setiap teme gue pengen nyari gue, mereka tau gue ada di mana, kayaknya gue belum bisa move on dari gazebo MIPA.

Setelah Parameter nganggur gue udah sampai maksimam gue langsung terbang ke MIPA pake sapu terbang gue. Seketika gue udah di MIPA yang ternyata gue keduluan temen-temen gue dari fak. Teknik.
beberapa saat setelah kami mengobrol, merekapun menceritakan tentang bagaimana kekejaman yang terjadi di dunia teknik. Mulai dari seniornya yang tiada henti menggarapi maba di ospek, hingga kekejaman para dosennya ketika memberikan nilai, nila C dan D bertebaran di Teknik, Afgan. Sadis
Di tengah pembicaraan gue sama temen-temen teknik gue,muncullah seorang bapak-bapak yang tidak terlalu tua membawa keranjang donat yang berisikan jajan-jajan pasar, temen-temen gue langsung beli karena nampaknya mereka terlihat lapar, dan gue pun langsung minta ke temen0temen gue yang beli karena gue juga laper sebenermya.
Setelah pembicaraan tentang berbagai reallity show yang ada di teknik, temen-temen gue pun pamit buat pulang karena mungkin mereka harus bubuk sore karena waktu udah nunjukin jam 16:01.

Detik berganti menit, menit berganti jam, dan jam berganti arah (mundur dong -,-) waktu pun sudah menunjukkan pukul 18:03 dan gue masih setia pacaran dengan laptop gue di gazebo MIPA ditemani lagu-lagu dari The script.
Tak lama kemudian, muncul lagi bapak paruh baya yang tadi berjualan jajan di hadapanku.
" mas, mau jajan?? " tanyanya..
"mau sih pak, tapiii.."
" oh yaudah mas jangan dipaksa kalau gapunya uang "
sial.. omongan gue kebaca duluan -.-
Bapak tersebut kemudian duduk berseberangan dengan mejaku dan menaruh dagangannya tepat di sebelah laptopku. Dia mengambil sebatang rokok dari sakunya dan membakarnya.. beberapa detik kemudian, aktifitas browsing gue sedikit terganggu dengan celetukan bapak tersebut yang amat menarik perhatianku.
" Yo ngene iki mas lek duwe bojo selingkuh " yang kalau di bahasa indonesiakan berarti " gini nih  bang kalo punya istri selingkuh" , seketika suasana menjadi hening . . . hening . . hening .. hanya petikan lagu "The Script - Exit Wounds" yang terdengar pada saat itu.
" I'm falling through the doors of the emergency room
Can anybody help me with these exit wounds
I don't know how much more love, this heart can lose
And I'm dying, dying from these exit wounds"
 Sumpah gue masih belum lupa suasana itu. beberapa saat kemudian gue mencoba angkat bicara untuk merespon celetukannya "wah itu dia.." , gue berusaha gak begitu ngerespon biar keliatan sedikit cool, ternyata si bapak ini, nggak berhenti sampai disitu , dia mencoba merangkai kata-kata selanjutnya " bayangin aja mas, dia polisi tajir, sedangkan gue cuman jualan jajan".
GLEK, gue gamau terbawa jauh ke dalem masalah ini sebenernya, tapi akhirnya gue iba banget liat dia yang nelangsa banget. Setelah dia share-share ke gue, gue jadi ngerti banget gimana penderitaannya. hmm

Jadi gini ceritanya guys, ceritanya dulu ada seorang Mahasiswa FE jurusan Akuntansi tahun 1979 di Universitas Brawijaya, sebut saja si A, awalnya dia adalah mahasiswa yang terbilang rajin karena dia merupakan seorang perantau, rumah asalnya ada di Probolinggo. Kerajinan ini nampaknya berhenti sampai dia menemukan seorang wanita sebut saja M, tak lama kemudian mereka menjadi seorang kekasih.
dalam menempuh S1nya, rupanya si A menempuhnya dengan sangat berat karena hidupnya hanya diisi dengan kehidupan "berwanita" , mungkin dia juga mengenal sex bebas disini. Setelah 5 tahun menempuh kuliah, akhirnya dia lulus dengan menyandang gelar sarjana ekonomi, setelah mendapat gelar tersebut, si A mencoba perambahan karirnya di dunia perkantoran di luar malang. Keadaan ini mengharuskan si A harus melakukan hubungan jarak jauh dengan si M, LDR ini terjadi selama 2 tahun. saat si A memutuskan untuk mencari kerja di Malang dan meinggalkan pekerjaan lamanya, si A menemukan bahwa si M tengah selingkuh dengan seorang teman A juga, sebut saja B. Si A yang tidak terima mendapat penghianatan melakukan penegasan kepada M agar memilih 2 diantara mereka, hingga akhirnya si perempuan (M) memilih A, A sangat bahagia dan akhirnya segera melamarnya. Akhirnya mereka menikah pada tahun 1987 dan menghasilkan anak pertama setahun kemudian. Awalnya mereka memiliki sebuah rumah di kampung halaman si A. namun mereka menjualnya karena menilai kehidupan di probolinggo kurang menunjang. akhirnya keluarga ini pindah ke Malang. dengan tinggal di rumah kontrakkan di daerah ****** . Awalnya keluarga ini baik-baik saja karena A setiap hari terus mengeluarkan ide-ide bisnis baru. sampai pada saat ada musibah dia kena tipu orang. kepedihan pun di mulai.
Dia mulai kelabakan cari modal hingga akhirnya berjualan Donat yang harus di beli dari sebuah pemasok donat, awalnya dia sangat menguasai pasar karena donat pada saat itu adalah raja jajanan di era itu , hingga kemudian dia mulai memiliki saingan yang benar-benar licik. Saingan ini berada di pemasok donat yang sama, bedanya saingan ini setiap pagi menyogok pemasok tersebut dengan Satu Pack Rokok Surya. (sumpah gak mbois -.-) hal ini membuat A jadi di anak tirikan oleh pemasok. Semenjak itu karir A menurun, istrinya pun tidak menyemangati sebagaimana istri-istri lainnya, justru M malah semakin benci kepada A karena dia semakin miskin. Suatu hari, M mengetahui bahwa saat ini B yang adalah mantan pacarnya sekaligus selingkuhannya sudah menjabat sebaai seorang polisi yang kaya raya, rumahnya ada di komplek elit perum kota ***** . Hal ini membuat M merasa meyesal , dan dia sangat tertekan oleh keadaan ini. imbasnya adalah M semakin benci dengan A, semua yang dilakukan oleh A adalah sebuah kesalahan di mata M. puncaknya suatu hari ketika A bertemu temannya yang bekerja di hotel mendapat kabar bahwa istrinya pernah 2 kali menginap di hotel tersebut bersama seorang polisi. Hal ini membuat A semakin terpuruk, karirnya hancur, rumah tangganya hancur, sekarang istrinya sudah enggan lagi bersamanya meskipun mereka tinggal satu atap. bahkan sejak kabar itu, istrinya enggan di ajak berhubungan suami istri. Setiap hari, M selalu marah-marah kepada A, entah karena hal bear maupun hal kecil. Anak-anaknya pun juga sangat membneci A, A tidak berani mencerai M karena dia merasa bahwa dia tidak tega melihat anak istrinya tidak terurus dan A ini adalah bapak yang saat itu berada di seberang meja gue.

sejenak gue mencoba membayangkan, tapi gue gak kuat bayangin gimana kalo jadi si bapak ini. hidupnya udah gak berarti banged. kasihan. setelah cerita-cerita pendek yg dia ceritain ke gw, gue pengen ngasih solusi, tapi gw berfikir kalo kayaknya gue gapunya cukup pengalaman lebih kayak dia. sejenak kemudian HP gue bunyi, ternyata ada @faishalmahdyy ngajakin ke Mcd. gue iyain aja tawaran itu dan segera berpamitan dan hanya bisa berkata "tetep semangat pak !!".

oh bapak, di manapun kau berada, aku berdoa padamu agar kehidupanmu berubah menjadi lebih baik. bertobatlah pak.tetap semangat !!

Tidak ada komentar: