Jumat, 29 Maret 2013

Freedom of mind

Apa itu freedom of mind? Freedom of mind adalah tema yang diberikan dari sebuah acara musik yang diselenggarakan dalam rangka dies natalis yang pertama dari fakultas psikologi Universitas Negri Malang yang diselenggarakan pada tanggal 21 Maret 2013, lokasi acaranya di gedung Graha Cakrawala UM. Menurut saya itu adalah salah satu konser paling keren yang pernah saya tonton karena menghadirkan 2 band idola saya, ada My Beautifull Life (MBL) dan Efek Rumah Kaca (ERK). Saya menonton dengan membawa rombongan pastinya, ada nama-nama yang tidak asing di blog ini seperti Yoga @andrisyoga dan Faishal @faishalmahdyy , ada juga teman sepermainan waktu SMA Andy DP @andydepe .
Penampilan pertama dibuka oleh band yang masih asing terdengar namanya di telinga saya, “A Strong Boy”  namanya, jujur pertama kali melihat band ini,yang sya pikirkan hanya “halah paling juga membosankan”. Namun setelah mendengar 2 lagu milik mereka, dan saya langsung penasaran dengan band ini, vokalis yang menunjukan ekspresi emosional menggambarkan pesan dari lagu mereka, alunan gitar yang sering memakai efek delay juga membuat band yang hanya berisi 4 orang ini menjadi sangat ramai, salut buat mereka, sukses terus A Strong Boy .
Setelah dibuka oleh penampilan A strong boy, acara dilanjutkan dengan penampilang band indie fenomenal tahun 2012 yang telah menelorkan sebuah Album dalam umur band yang masih belum menginjak setengah tahun, siapa lai kalo bukan ATLESTA. ATLESTA membuka panggungnya dengan lagu “Bloody fuckin party” , dengan aksi panggung yang nakal dan enerjik ala Fifan sang vokalis ditambah lagi ada backing vocal cantik Dimastika yang menjadi salah satu magnet untuk maju ke depan panggung pada malam itu. FYI, saya beli CD albumnya ATLESTA loh,sehari sebelum mereka menyebar free download nya, sakit sih, karena pada saat itu saya mengalami dilema besar antara membeli CD ATLESTA atau Knee And Toes, anggap saja apresiasi untuk musisi indie Malang saja lah.
Setelah ATLESTA, tiba juga giliran “My Beautifull Life’ naik panggung! Yeah! Saya pun mempersiapkan diri untuk segera bernyanyi dan berdansa. Dibuka lewat lagu “Heaven” ,

Time to share anything..
Just don’t wait, and don’t be shame..
Someday i will tell you anything i say..
Even i knew the things you do..
Break myheat in two..
For tomorrow. .   for tomorrow. .  for tomorrow..
*Try to find the other one..                            
  Great reason for my one..
  And i want to say..
  I never do it again..
                Dear all my friend,it’s not the end
                I never feel like this before my time

Sekilas saya mencari seorang #beautifullpeople (fans MBL) yang bernyanyi karena tidak semua yang ada di gedung cakrawala malam it mengenal MBL, lalu mata saya tertuju pada seorang pria yang sudah seperti kesetanan jingkrak-jingkrak karena larut dalam lagu, pria yang satu ini selalu hadir di setiap konser MBL, kenapa saya bisa tahu? Karena saya juga selalu hadir, haha. Pernah waktu itu stalking di twitter @MBL_MLG dan menemukan akun twiter pria ini, namanya Satria, malam itu juga saya mengobrol,beryanyi,dan berdansa dengannya bersama #beautifullpeople lainnya . Beautifull night with beautifull people! Yup.

Setelah puas berkeringat dengan My Beautifull Life, bintang tamu yang berikutnya adalah band dengan genre yang agak menyimpang dari band pengisi lainnya, yaitu SKA. Ya, Banana Steady Beat mencoba berusaha tetap menarik perhatian penonton yang mayoritas bukan pendengar genre SKA untuk bergoyang, alhasil yang bergoyang hanya penonton bagian depan yang itupun adalah penonton dari belakang yang maju ke depan hanya untuk berdansa ala SKA atau yang biasa disebut Skanking. Pada malam itu, Banana Steady Beat juga mendatangkan vokalis Band SKA kawakan asal Surabaya,Heavy Monster. Menurut saya,tidak ada yang spesial dari penampilan Banana Steady Beat pada malam itu.

Acara pun sampai pada puncaknya,sang MC pamit undur diri seraya mempersilahkan Efek Rumah Kaca untuk memasuki panggung, kebetulan saya mendapat tempat yang sangat strategis, paling deapan, menempel pagar pembatas, dan tepat berada di depan Cholil sang vokalis ERK. Suara penonton pun menjadi riuh, teriakan-teriakan judul lagu pun mulai terdengar Cinta melulu,menjadi indonesia,mosi tidak pecaya,di udara, dll. FYI konser malam itu adalah konser pertama ERK setelah rekaman album baru dengan konsep baru (Pandai Besi) di Lokananta. Gitr mulai dipetik,penonton menerka-nerka lagu apa yang akan digunakan sebagai pembuka,tidak disangka, ERK membuka penampilannya dengan lagu “Desember” yang telah diaransemen dengan konsep Pandai Besi. Tentu banyak penonton yang masih asing dengan aransemen baru ini, untungnya saya sudah memburu aransemen-aransemen Pandai Besi beberapa minggu sebelumnya lewat youtube,alhasil saya masih bisa mengikuti nada dan ikut bernyanyi. Setelah Desember versi Pandai besi, ERK kembali membawakan lagu-lagu versi ERK sendiri,mulai kenakalan remaja di era informatika,kau dan aku menuju ruang hampa,hilang,dan masih banyak judul lainnya,hingga ditutup dengan lagu Desember versi ERK. Kurang ingat berapa judul lagu yang dinyanyikan dan berapa lama ERK berada diatas panggung, saya terlalu menikmati. Hehe.. sekitar 1 jam mungkin kurang lebih..
Lagu favorit saya malam itu adalah “Moshi tidak percaya”, karena begitu semangat saat penonton bernyanyi bersama,terasa sekai crowd yang luar biasa. Ini sedikit petikan liriknya

Ini masalah kuasa,alibimu berharga...
Kalau kami tak percaya,lantas kau mau apaa!!?
Kau tak berubah,selalu mencari celah..
Lalu semakin parah,tak ada jalan tengah..
Jelas kalau kami marah,kamu dipercaya susah..
Pantas kalau kami resah,sebab argumenmu payah..
                Kamu ciderai janji, luka belum terobati..
                Kami tak mau dibeli, kami tak bisa dibeli..
Ini moshi tidak percaya,jangan anggap kami tak berdaya!
Ini moshi tidak percaya, kami tak mau lgi diberdaya!

Ini beberapa foto yang saya dapatkan dari flickr bro @hendisgorge dengan sedikit editing text dari saya.. 
terima kasih..


Love is stay away


"Kalau kami tak percaya,lantas kau mau apa!!?"

Atas nama pasar semua begitu klise


Bernyanyi Di Udara



"Tiduuur..redakan marahmu.."


"Ku hilang , ku tinggalkan semua warna warni dunia.."

2 komentar:

Sugaffmg mengatakan...

haha, baru tau gue lu ternyata nge-blog juga Fi.. kaget aja, gaya bahasa lu beda ya ama lu yang dikehidupan nyata. sanguin juga ternyata anak ini. haha.. gapapa Fi, terus ngeblog, ntar gue baca *kadang* hahaha.. keep it posted.

Muhammad Hafiyyan Nur Cholis mengatakan...

hahaa sori fan baru tau kalo di komen hehe, oke terima kasih banyak, so worth hehe